Bunda PAUD Aceh Jaya Tinjau MPLS Ramah Anak 2026, Dorong Pendidikan Taman Kanak-Kanak

Senyum hangat Bunda PAUD Aceh Jaya, Desi Maulidar, menyambut peserta didik baru pada pelaksanaan MPLS Ramah Anak 2026 di TKN Pembina Calang sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak usia dini yang inklusif dan berkarakter.*

CALANG | NANGGROENEWS.com – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Jaya, Desi Maulidar, SE, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun 2026 di Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Pembina Calang dan TKN Putroe Aceh, Selasa (14/07/2026). Kegiatan tersebut dilakukan bersama Pj Bunda PAUD Kecamatan Krueng Sabee untuk memastikan proses adaptasi peserta didik baru berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Selama kunjungan, Desi Maulidar menyapa para siswa, berdialog dengan tenaga pendidik, serta memantau pelaksanaan MPLS agar sesuai dengan prinsip ramah anak. Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari tekanan fisik maupun psikologis sehingga anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa percaya diri.

BACA JUGAKodam IM Musnahkan Ladang Ganja 50 Hektare di Nagan Raya.

Menurut Desi, masa pengenalan lingkungan sekolah merupakan tahap penting bagi anak usia dini untuk mengenal ruang belajar, guru, serta teman-teman baru. Pengalaman positif pada hari pertama dinilai menjadi fondasi dalam membangun keberanian, kemandirian, dan semangat belajar.

“Anak-anak harus merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Dengan pengalaman positif sejak hari pertama, mereka akan lebih mudah beradaptasi, percaya diri, dan memiliki semangat untuk belajar serta mengeksplorasi berbagai hal baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, MPLS juga memberikan kesempatan kepada guru untuk mengenali karakter, minat, dan potensi setiap peserta didik sejak awal. Hasil pengenalan tersebut menjadi dasar dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Selain meninjau kegiatan di sekolah, Desi mengajak orang tua untuk memperkuat keterlibatan dalam pendidikan anak, khususnya para ayah. Menurutnya, kehadiran ayah dalam proses pendidikan berkontribusi terhadap pembentukan karakter, peningkatan rasa percaya diri, dan motivasi belajar anak sejak usia dini.

Ajakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Bupati Aceh Jaya Nomor 400.13.1/11/2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak dan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, yang bertujuan memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap pelaksanaan MPLS Ramah Anak 2026 menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan penuh kasih sayang. Melalui proses adaptasi yang baik sejak hari pertama, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta berakhlak mulia.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.