BANDA ACEH | NANGGROENEWS.com – Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda (IM) berhasil mengungkap ladang ganja seluas sekitar 50 hektare di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pengungkapan tersebut menjadi salah satu operasi terbesar dalam pemberantasan tanaman ganja di wilayah Aceh sepanjang tahun 2026.
Komandan Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Dandeninteldam IM), Letnan Kolonel Inf. Teuku Husaini, mengatakan keberadaan ladang ganja itu terungkap setelah pihaknya menerima informasi mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan hutan adat yang berada di perbukitan Desa Blang Meurandeh pada 5 Juli 2026.
BACA JUGA : Aceh Jaya Pertahankan Opini WTP ke-13 Berturut-turut Tahun 2026.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Bala Krida Intelijen E Deninteldam IM melakukan penyelidikan pada 7 Juli 2026.
Lanjutnya, setelah memastikan keberadaan ladang ganja, operasi gabungan digelar pada 8 Juli 2026 dengan melibatkan Batalyon Teritorial Pembangunan 856/Satria Bumi Sakti, Korem 012/Teuku Umar, Kodim 0116/Nagan Raya, serta Detasemen Polisi Militer IM/2 Meulaboh.
“Dari hasil penyelidikan diketahui terdapat ladang ganja seluas sekitar 50 hektare. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemusnahan. Di area tersebut ditemukan jutaan batang ganja yang sebagian besar siap dipanen, bahkan sebagian lainnya telah dipanen dan dikemas,” ujar Teuku Husaini dalam rilis diterima Nanggroenews.com, Jum’at 10 Juli 2026.
Berdasarkan estimasi luasan lahan yang ditanami cannabis, Husaini memperkirakan total produksi ganja dari lokasi tersebut dapat mencapai sekitar 100 ton. Temuan ini menunjukkan skala budidaya tanaman terlarang yang sangat besar di kawasan pedalaman Kabupaten Nagan Raya.
Meski demikian, petugas tidak berhasil mengamankan pelaku karena lokasi telah ditinggalkan saat operasi berlangsung. Di tempat kejadian, tim hanya menemukan barang bukti berupa tanaman ganja yang masih tumbuh, ganja hasil panen yang siap dikemas, lima unit pondok, parang, rencong, serta bibit ganja.
Husaini menegaskan keberhasilan pengungkapan ladang ganja puluhan hektare tersebut merupakan hasil kerja cepat dan akurat Deninteldam Iskandar Muda bersama unsur TNI lainnya.
Ia menilai operasi ini menjadi bukti komitmen Kodam Iskandar Muda dalam memberantas peredaran dan budidaya narkotika di Aceh, sekaligus menjaga kawasan hutan dari aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.[][][]












