ACEH JAYA | NANGGROENEWS.com – Sebuah truk pengangkut bantuan pangan non-tunai dari Bulog terjun ke sungai akibat jembatan darurat yang dilintasinya ambruk di Gampong Babah Ceupan, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya pada Jumat 5 Juni 2026.
Insiden tersebut terjadi saat kendaraan membawa bantuan sembako untuk masyarakat dan hendak memasuki wilayah Gampong Babah Ceupan. Saat melintasi jembatan darurat yang selama ini digunakan sebagai akses penghubung desa, konstruksi jembatan dilaporkan tidak mampu menahan beban kendaraan hingga akhirnya roboh.
Keuchik Gampong Babah Ceupan, Musfikar, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan truk pengangkut bantuan pangan dari Bulog terjatuh ke sungai setelah badan jembatan ambruk saat dilalui kendaraan.
BACA JUGA: Breaking News: Dua Warga Binaan Lapas Kelas III Calang Diduga Kabur.
”Jembatan yang digunakan merupakan jembatan darurat dan kondisinya sudah cukup lama. Saat truk melintas membawa bantuan sembako, jembatan tersebut ambruk sehingga kendaraan terjun ke sungai,” kata Musfikar saat dikonfirmasi. Sabtu 06 Juni 2026.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir kendaraan dilaporkan selamat. Namun, truk mengalami kerusakan cukup berat akibat benturan, sementara sebagian bantuan pangan yang diangkut banyak rusak.
Peristiwa itu menyoroti kondisi infrastruktur penghubung di Gampong Babah Ceupan yang selama ini mengandalkan jembatan darurat sebagai akses utama transportasi masyarakat dan distribusi hasil perkebunan serta hasil panen lainnya.
Menurut Musfikar, masyarakat telah lama mengharapkan pembangunan jembatan permanen karena kondisi jembatan darurat semakin rentan dan berisiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan bermuatan.
”Kami berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen. Akses ini sangat penting bagi mobilitas warga dan distribusi kebutuhan pokok. Jangan sampai ada korban jiwa akibat kejadian serupa di masa mendatang,” ujarnya.
Pasca kejadian, warga bersama aparatur gampong turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, akses menuju Gampong Babah Ceupan dilaporkan mengalami kendala akibat putusnya jalur penghubung tersebut, dikawatirkan terjadi musibah susulan bila tidak segera ditangani.[][][]












