News  

Breaking News: Dua Warga Binaan Lapas Kelas III Calang Diduga Kabur

Ilustrasi – Dua WBP Lapas Kelas III Calang, Kabupaten Aceh Jaya, dilaporkan Kabur saat yang lain sedang beribadah, Jumat 05 Juni 2026. (Ilustrasi: Nanggroenews.com)

CALANG | NANGGROENEWS.com – Dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang, Kabupaten Aceh Jaya, dilaporkan melarikan diri, Jumat 05 Juni 2026, sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Lapas Kelas III Calang, Suparman, saat dikonfirmasi media. Ia mengatakan kedua WBP berhasil keluar dari area lapas dan saat ini masih dalam pencarian petugas.

BACA JUGADPMPKB Aceh Jaya Jalani Penilaian Aset, Siapkan Proses Lelang BMD.

“Benar, ada dua warga binaan yang melarikan diri. Saat ini kami bersama aparat terkait masih melakukan pencarian,” kata Suparman.

Menurutnya, kedua WBP yang kabur masing-masing berinisial MQR (17), warga Kabupaten Aceh Jaya, dan KN (53), warga Kabupaten Aceh Selatan. Hingga kini, pihak lapas masih melakukan pendalaman terkait kronologi pasti kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi sementara, keduanya diduga meloloskan diri dengan merusak pagar pembatas sebelum memanjat tembok pengamanan yang dilengkapi kawat berduri.

Petugas menduga kedua WBP memanfaatkan kain sarung yang disambung sebagai alat bantu untuk melewati tembok pembatas lapas.

Sejak menerima laporan kejadian, petugas pemasyarakatan bersama aparat keamanan langsung melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian. Upaya pencarian juga diperluas ke beberapa titik yang berpotensi menjadi tempat persembunyian.

Selain melakukan pengejaran, pihak lapas turut berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mempercepat proses penangkapan dan memastikan kedua WBP segera kembali diamankan.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap kedua warga binaan tersebut masih berlangsung. Pihak Lapas Kelas III Calang juga terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya pelarian di lapas tersebut.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.