CALANG | NANGGROENEWS.com – Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos., M.A.P., menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh Syahrawi Munthe di Ruang Kerja Bupati Aceh Jaya, Senin 05 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi kelembagaan serta sejumlah strategi pengelolaan keuangan daerah.
Pembahasan mencakup pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD), penguatan kapasitas fiskal, optimalisasi potensi ekonomi, hingga alternatif pembiayaan pembangunan. Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan KPPN Meulaboh dinilai penting untuk memastikan tata kelola anggaran berjalan efektif, transparan, dan sesuai ketentuan.
Safwandi mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran sekaligus memperluas sumber pendapatan dan potensi ekonomi daerah.
BACA JUGA : Pendaftaran Calon Ketua PWI Aceh dan DKP 2026–2031 Resmi Dibuka.
“Koordinasi dan sinergi dengan KPPN sangat penting bagi kami, terutama dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan optimal sekaligus mampu mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Safwandi.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah skema pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam pertemuan itu muncul wacana pengalihan pembiayaan gaji PPPK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai salah satu alternatif menjaga ruang fiskal daerah.
“Pembahasan mengenai skema pembiayaan gaji PPPK menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ruang fiskal daerah agar tetap sehat dan mampu membiayai program prioritas pembangunan,” kata Safwandi.
Sementara itu, Syahrawi Munthe mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam pengelolaan TKD. Menurutnya, Aceh Jaya termasuk salah satu pemerintah daerah di Aceh yang memiliki kinerja baik dalam pengelolaan dana tersebut. Ia menekankan capaian itu perlu dipertahankan melalui tata kelola fiskal yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil pembangunan.
“KPPN Meulaboh terus memperkuat perannya sebagai financial advisor dan regional chief economist untuk memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah, termasuk dalam mengidentifikasi potensi ekonomi unggulan daerah,” ujar Syahrawi. Menurutnya, pengembangan sektor potensial dapat memperkuat kapasitas fiskal sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan.
Pertemuan tersebut turut membahas monitoring dan evaluasi penyaluran TKD serta berbagai alternatif sumber pembiayaan daerah. Untuk skema gaji PPPK, penerapan pengalihan melalui APBN masih bergantung pada kebijakan dan ketentuan pemerintah pusat. Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Aceh Jaya H. Masri, S.E., M.Si., Kepala BPKK Aceh Jaya, Inspektur Inspektorat Aceh Jaya, Kepala Dinas PUPR Aceh Jaya, serta Kepala DPMPKB Aceh Jaya.
Pemkab Aceh Jaya berharap sinergi dengan KPPN Meulaboh terus diperkuat, terutama dalam optimalisasi TKD, pengembangan ekonomi daerah, pengelolaan fiskal, dan strategi pembiayaan pembangunan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kesehatan APBK sekaligus meningkatkan kemampuan pemerintah daerah membiayai program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.[][][]













