News  

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Perayaan Perdamaian Aceh Ke-21

Template Istimewa Peringatan Hari Perdamaian Aceh Ke-21 di Banda Aceh.*

BANDA ACEH | NANGGROENEWS.com – Pengibaran Bendera Bulan Bintang mewarnai peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu 15 Agustus 2026. Massa juga menyampaikan sejumlah kritik dan aspirasi terkait implementasi Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki.

Ribuan masyarakat Aceh memadati kawasan Masjid Raya Baiturrahman sejak malam hingga Sabtu pagi untuk mengikuti zikir dan doa bersama memperingati 21 tahun perdamaian Aceh. Dalam kegiatan tersebut, massa turut menyampaikan aspirasi melalui orasi di halaman masjid.

BACA JUGAPolres Nagan Raya Amankan Dua Excavator dan Empat Terduga Pelaku Tambang Ilegal.

Berdasarkan pantauan di lokasi dan sejumlah siaran langsung di media sosial, Bendera Bulan Bintang terlihat dikibarkan di beberapa titik. Massa juga membawa Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta bendera putih sebagai bagian dari simbol dan ekspresi dalam menyampaikan aspirasi.

Situasi menjadi perhatian ketika Bendera Merah Putih yang sebelumnya berada di salah satu tiang terlihat diturunkan dan kemudian Bendera Bulan Bintang dikibarkan. Bendera tersebut juga dilaporkan terlihat di atas gapura yang berada di tengah halaman Masjid Raya Baiturrahman.

Dalam orasinya, massa menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjawab berbagai persoalan dalam pelaksanaan butir-butir MoU Helsinki. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari refleksi masyarakat terhadap perjalanan perdamaian Aceh selama 21 tahun.

Peringatan perdamaian tahun ini berlangsung tepat 21 tahun setelah Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menandatangani Nota Kesepahaman Helsinki pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak berakhirnya konflik bersenjata dan membuka fase baru pembangunan serta perdamaian di Aceh.

Selain pengibaran sejumlah bendera, suasana di lokasi sempat tegang setelah terdengar suara letusan sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai sumber suara, jenis senjata maupun pihak yang melepaskannya.

Kegiatan zikir, doa dan penyampaian aspirasi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali menyoroti perjalanan perdamaian Aceh. Hingga laporan ini diterbitkan, aparat keamanan belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian peristiwa tersebut.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.