News  

Tiga Penambang Emas Manual Tewas Tertimbun Longsor di Aceh Jaya

Korban longsor di lokasi tambang emas manual dikawasan HGU PT TPP3 Astra, Desa Crak Mong, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya berada diruang penanganan medis usai dievakuasi, Selasa 16 Juni 2026 dini hari.*

ACEH JAYA | NANGGROENEWS.com – Longsor di lokasi tambang emas ilegal di area HGU PT TPP3 Astra, Desa Crak Mong, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, Selasa 16 Juni 2026 sekitar pukul 00.30 WIB, menewaskan tiga penambang dan  empat korban lainnya mengalami luka-luka.

Informasi diterima, korban meninggal dunia yakni. Fitra Haziz (30), Jaisar Maulana (33), dan Jenian Sanjaya (30), warga Desa Keude Krueng, Kecamatan Krueng Sabee. Sementara korban luka-luka. Edi (28), Najimi (27), Saiful (25), dan Zamil (23).

Berdasarkan informasi diperoleh, longsor terjadi ketika para penambang sedang melakukan aktivitas penambangan secara manual di dalam lubang tambang emas dengan kedalaman mencapai 10 meter.

BACA JUGASafwandi Perjuangkan SNT, Aceh Jaya Berpeluang Dapat Proyek Strategis Nasional.

Setelah kejadian, petugas bersama warga setempat melakukan proses evakuasi para korban. Seluruh korban berhasil ditemukan, sementara satu korban luka masih menjalani observasi medis di Puskesmas Lhok Kruet.

Informasi di lapangan menyebutkan aktivitas penambangan ilegal tersebut telah berlangsung selama beberapa hari.

Pihak PT TPP3 sebelumnya dilaporkan telah memberikan larangan serta melakukan mediasi guna menghentikan kegiatan penambangan di lokasi tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta terus memantau kondisi lokasi guna memastikan tidak terdapat korban tambahan.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.