Dua Kandidat Calon Ketua PWI Aceh dan Dua Calon DKP Mendaftar Hari Pertama

Dua Pasangan Calon Ketua PWI dan DKP resmi mendaftar di hari pertama pembukaan oleh Panitia Seleksi (SC) Konferprov PWI Aceh, Senin 05 Oktober 2026.(Foto : Ist. Nanggroenews.com)

BANDA ACEH | NANGGROENEWS.com — Kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh dan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh periode 2026-2031 mulai bergulir. Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, dua kandidat Ketua PWI Aceh dan dua calon DKP mengambil formulir pencalonan di Sekretariat PWI Aceh, Senin 05 Oktober 2026.

Dua kandidat yang menyatakan maju untuk memperebutkan posisi Ketua PWI Aceh yakni Muhammad Saman dan petahana M. Nasir Nurdin. Sementara untuk posisi Ketua DKP PWI Aceh, terdapat Tarmilin Usman dan Muhammad Zairin yang mengambil formulir pada hari pertama tahapan pencalonan.

Proses pengambilan formulir diterima Sekretaris Steering Committee (SC) Iranda Novandi bersama anggota SC Imran Joni di Sekretariat PWI Aceh. Tahapan tersebut turut disaksikan tim Organizing Committee (OC) Nazar Ahadi, sejumlah anggota panitia, serta pengurus PWI Aceh yang hadir.

BACA JUGA : Bupati Aceh Jaya dan KPPN Meulaboh Bahas Penguatan Fiskal hingga Gaji PPPK

M. Nasir Nurdin menegaskan keputusannya kembali maju sebagai kandidat Ketua PWI Aceh untuk periode 2026-2031. Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan terbuka, demokratis, dan menjunjung integritas organisasi.

“Jangan ada celah kecurangan. Saya Nasir Nurdin siap melanjutkan kepemimpinan PWI Aceh periode 2026-2031,” ujar Nasir.

Sementara itu, Muhammad Zairin menyampaikan kesiapannya mengikuti kontestasi DKP PWI Aceh setelah memperoleh dukungan dari sejumlah rekan sesama wartawan. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap kepatuhan anggota terhadap kode etik dan aturan organisasi.

“Dengan dukungan teman-teman, saya siap maju dan siap mengemban tanggung jawab. Saya akan mengawasi ketaatan anggota agar tetap berjalan sesuai dengan kode etik organisasi. Dengan pengalaman saya, insya Allah saya siap menjalankan tanggung jawab organisasi,” kata Zairin.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses pengambilan dan pengembalian formulir pencalonan dibuka 5-17 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan verifikasi dokumen pada 18-24 Oktober 2026. Kandidat yang masih memiliki kekurangan administrasi diberikan kesempatan melakukan perbaikan pada 25-31 Oktober 2026, sebelum seluruh berkas dikirim ke Pusat pada 1 November 2026.

Pemilihan Ketua PWI Aceh dan DKP PWI Aceh periode 2026-2031 dijadwalkan digelar di Banda Aceh pada 20-22 November 2026. Rangkaian tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses regenerasi dan penataan kepengurusan PWI Aceh untuk periode lima tahun mendatang.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.