SMP Darun Nizham Aceh Jaya Luncurkan Program “Tgk. CEO”, Perkuat Literasi Keuangan dan Karakter Siswa

Peluncuran Program Tabungan Siswa “Tgk. CEO” di SMP Darun Nizham Teunom bersama Bank Mustaqim Kas Teunom sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan, budaya menabung, dan kemandirian siswa di Aceh Jaya, Kamis 30 Juli 2026.*(Foto: Ist/Nanggroenews.com).

ACEH JAYA | NANGGROENEWS.com – SMP Darun Nizham Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, meluncurkan program tabungan siswa bertajuk “Tgk. CEO” (Tabunganku Cerdas, Efektif, dan Otonom) sebagai upaya memperkuat literasi keuangan, membangun karakter disiplin, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi peserta didik sejak usia dini.

Program yang diluncurkan pada Kamis 30 Juli 2026 tersebut merupakan hasil kolaborasi antara SMP Darun Nizham dengan Bank Mustaqim Kas Teunom guna menghadirkan sistem pengelolaan tabungan siswa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGAAceh Masuki Fase Rehab-Rekon Pascabencana, Mendagri Minta Transparan Anggaran .

Kepala SMP Darun Nizham, Ridwan, S.Pd.I., M.A., M.Pd., mengatakan program “Tgk. CEO” merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dengan peningkatan literasi keuangan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari jumlah tabungan yang terkumpul, melainkan dari terbentuknya kebiasaan menabung secara konsisten sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Melalui program ini kami ingin membentuk generasi yang memiliki kesadaran finansial, disiplin dalam mengelola keuangan, dan mampu merencanakan masa depan sejak dini. Yang paling penting bukan besarnya nominal tabungan, tetapi karakter dan kebiasaan baik yang tumbuh dari proses menabung tersebut,” ujar Ridwan.

Ia menjelaskan, program “Tgk. CEO” juga menjadi langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola tabungan siswa. Jika sebelumnya pengelolaan tabungan masih dilakukan secara konvensional, kini seluruh dana siswa akan tersimpan langsung melalui sistem perbankan resmi.

Dalam skema baru tersebut, guru wali kelas tidak lagi menyimpan dana tabungan siswa. Peran guru difokuskan sebagai fasilitator yang mendampingi proses penyetoran, sedangkan rekening dan buku tabungan diterbitkan atas nama siswa dan orang tua sebagai pemilik rekening.

“Dengan sistem ini, pengelolaan tabungan menjadi lebih transparan, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Orang tua juga dapat memantau perkembangan tabungan anak secara langsung,” jelasnya.

Selain memperkuat literasi keuangan, peluncuran program “Tgk. CEO” juga menjadi bagian dari implementasi inovasi pendidikan KALAM PRABU (Kearifan Lokal Akhlak Mulia Pendidikan Religius Anak Berbudaya) yang telah dikembangkan SMP Darun Nizham.

Program KALAM PRABU mengintegrasikan pendidikan karakter, nilai-nilai religius, budaya lokal, serta penguatan kompetensi peserta didik dalam menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan identitas budaya dan nilai-nilai keislaman.

Dalam waktu dekat, SMP Darun Nizham juga akan menggelar pengukuhan KALAM PRABU yang direncanakan melibatkan tokoh adat, unsur kerajaan, akademisi, serta berbagai mitra strategis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal di Aceh.

Sementara itu, Kepala Kas Teunom Bank Mustaqim, Muhammad Nasai, menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMP Darun Nizham dalam membangun budaya menabung di kalangan pelajar melalui program “Tgk. CEO”.

Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia sekolah.

“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan memiliki kesadaran finansial sejak dini. Kolaborasi ini merupakan bentuk kerja nyata dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan literasi keuangan bagi pelajar,” kata Muhammad Nasai.

Ia menambahkan, pihak Bank Mustaqim saat ini tengah menyelesaikan proses administrasi internal guna memastikan seluruh mekanisme program berjalan sesuai regulasi dan standar operasional yang berlaku.

Melalui program “Tgk. CEO”, SMP Darun Nizham menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta kecakapan finansial peserta didik.

Program ini diharapkan menjadi model pengembangan literasi keuangan berbasis sekolah yang dapat direplikasi oleh satuan pendidikan lainnya di Aceh maupun Indonesia.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.