PIDIE JAYA | NANGGROENEWS.com — Warga Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, digegerkan dengan penemuan dua jasad dalam sebuah mobil yang terparkir di kawasan jalan rel lama, Selasa 24 Maret 2026 dini hari.
Kedua korban ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi BK 1508 JI yang terparkir di depan Yayasan Bustanul Fakri Aceh. Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga dan menjadi perbincangan hangat di lokasi.
BACA JUGA : PWI dan IKWI Aceh Jaya Gelar Buka Puasa Bersama serta Santuni Anak Yatim.
Kapolsek Bandar Baru melalui keterangan awal menyebutkan, laporan pertama diterima dari warga sekitar pukul 00.05 WIB setelah muncul kecurigaan terhadap kendaraan yang telah lama terparkir dengan kondisi mesin masih menyala.
“Mobil tersebut sudah terlihat sejak sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Namun karena suasana Lebaran, warga mengira itu milik pemudik yang sedang beristirahat,” ujar salah seorang warga.
Kecurigaan muncul saat kendaraan tidak juga berpindah hingga menjelang tengah malam. Warga kemudian mendekati mobil dan mencoba memanggil penumpang di dalamnya, namun tidak mendapat respons. Temuan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Bandar Baru yang tiba di lokasi bersama warga langsung melakukan pengecekan dengan memecahkan kaca mobil. Di dalam kendaraan, dua orang ditemukan dalam kondisi tidak bergerak.
Tim medis dari Puskesmas Bandar Baru yang turut dipanggil ke lokasi memastikan kedua korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, aparat kepolisian bersama tim Inafis Polres Pidie Jaya dan personel Koramil 11/Bandar Baru melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Identitas korban diketahui masing-masing Misbahuddin (24), mahasiswa asal Gampong Lancok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, dan Husnaini Syahada (25), mahasiswa asal Gampong Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.
Informasi diperoleh, dugaan sementara penyebab kematian adalah akibat keracunan gas di dalam mobil. Saat ditemukan, mesin kendaraan dalam kondisi menyala dengan kaca tertutup rapat, sehingga diduga tidak terdapat sirkulasi udara yang memadai.
Jenazah kedua korban telah dibawa ke Puskesmas Bandar Baru untuk pemeriksaan awal, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Pidie Jaya guna penanganan lebih lanjut. Sementara kendaraan yang digunakan telah diamankan di lokasi dan dipasangi garis polisi.
Hingga berita ini dikeluarkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi dikarenakan masih dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban.[][][]













