BANDA ACEH | NANGGROENEWS.com — Kabar membanggakan datang dari putra Aceh, Kolonel Inf Ali Imran yang resmi pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI setelah mendapat kenaikan pangkat dan rotasi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam mutasi terbaru tersebut, Brigjen TNI Ali Imran dipercaya menjabat sebagai Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda (Danrindam IM). Ia juga tetap merangkap jabatan sebagai Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa.
Perwira tinggi lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 itu sebelumnya menjabat Danrem 011/Lilawangsa dan sempat menjadi sorotan publik setelah keterlibatannya dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh beberapa waktu lalu.
Dalam jabatan barunya, Brigjen TNI Ali Imran menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.IP., M.M., M.Han, yang dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk mengikuti Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII Tahun Anggaran 2026 di Lemhannas RI.
BACA JUGA: PWI dan IKWI Aceh Utara Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama.
Diketahui. Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) sendiri merupakan lembaga pendidikan militer di bawah komando Kodam yang memiliki tugas menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, pengkajian, serta pengembangan prajurit TNI Angkatan Darat, khususnya pada tingkat Bintara dan Tamtama, guna mencetak prajurit yang profesional dan tangguh.
Selain Ali Imran, Markas Besar TNI juga melakukan rotasi serta validasi organisasi terhadap sejumlah jabatan strategis, mulai dari perwira menengah hingga perwira tinggi. Rotasi tersebut mencakup jabatan penting di lingkungan TNI, mulai dari Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, membenarkan adanya mutasi dan rotasi jabatan tersebut.
“Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dan dilakukan dalam rangka pembinaan karier prajurit serta memenuhi kebutuhan organisasi,” ujar Aulia, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (14/3/2026).
PERJALANAN KARIER
Sepanjang karier militernya, Brigjen TNI Ali Imran dikenal banyak bertugas di berbagai satuan strategis, terutama di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad).
Karier militernya dimulai pada tahun 2000 sebagai Perwira Pertama (Pama) Pussenif, kemudian pada 2001 bertugas di Kopassus.
Di satuan elit tersebut, ia pernah menjabat berbagai posisi, di antaranya Komandan Peleton (Danton) di sejumlah satuan Kopassus pada periode 2002 hingga 2005, kemudian Perwira Seksi Operasi (Pasi-3) Yon 12 Kopassus pada 2006, serta Komandan Kompi (Danki) 3/11 Kopassus pada 2007.
Saat berpangkat Kapten, Ali Imran menjabat Komandan Tim (Dantim) Kopassus pada 2008, kemudian Perwira Sementara Komandan Detasemen (Ps Danden) pada 2009, dan resmi menjadi Komandan Detasemen pada 2011.
Ketika menyandang pangkat Mayor, ia dipercaya menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kopassus dan Bais TNI, antara lain Dansus Operasi Psychological Warfare Sesandha Kopassus (2013), Pabandya Intelijen Kopassus (2014), hingga bertugas di Direktorat Bais TNI pada 2015.
Pada 2016, ia dipercaya sebagai Komandan Detasemen Monob Sat Defensif Satcyber Bais TNI.
Memasuki pangkat Letnan Kolonel, Ali Imran kembali mengemban berbagai jabatan di lingkungan intelijen TNI, di antaranya Danden Lid Geopasika Bais TNI (2017), Kasipers Minlog Satlid Satintel Bais TNI (2018), serta Pamen Bais TNI dan Pabandya Persum Satintel Bais TNI (2019).
Pada tahun yang sama, ia juga dipercaya menjabat Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Paspampres.
Selanjutnya pada 2022, ia ditunjuk sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang, Korem 052/Wijayakrama Kodam Jaya.
Saat berpangkat Kolonel, Ali Imran menjabat Dansatlak Lidgal Pusintelad pada 2023, kemudian Kepala PII Pusintelad pada tahun yang sama, hingga akhirnya dipercaya menjadi Danrem 011/Lilawangsa pada 2024.
Pada 2026, ia resmi mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal TNI sekaligus menjabat Danrindam Iskandar Muda.
PENGHARGAAN
Sepanjang pengabdiannya sebagai prajurit TNI, Brigjen TNI Ali Imran juga menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, Satyalancana Ksatria Yudha, Satyalancana Wira Karya, Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun, Satyalancana Wira Dharma, serta Satyalancana Santi Dharma XVIII Tahun.[][][]













