CALANG | NANGGROENEWS.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mewacanakan mengaktifkan kembali sejumlah program unggulan untuk masyarakat pada peringatan hari jadi daerah ke-24, Jumat 10 April 2026. Tiga program yang diprioritaskan yakni Aceh Cerdas, Malem Dagang (Santri), dan Aslureti bagi warga lanjut usia, di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Aceh Jaya, Safwandi, didampingi Wakil Bupati Muslem D, usai upacara peringatan Uroe Lahe Aceh Jaya ke-24 di halaman apel Kantor Bupati Komplek Perkantoran Pemda Kuala Meurisi Kota Calang.
Safwandi menegaskan, ketiga program tersebut pernah memberi dampak langsung terhadap akses pendidikan, pembinaan santri, dan perhatian sosial bagi lansia. Karena itu, pemerintah daerah menilai penting untuk menghidupkannya kembali secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran.
BERITA TERKAIT: Semarak Uroe Lahe ke-24 Aceh Jaya, Pimpinan dan ASN Kenakan Busana Adat Aceh.
“Kami berupaya mengembalikan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meski fiskal terbatas, prioritas tetap pada kebutuhan dasar warga,” ujarnya.
Program Aceh Cerdas diarahkan membantu pelajar dari keluarga kurang mampu agar tetap melanjutkan pendidikan. Malem Dagang (Santri) difokuskan pada penguatan pendidikan keagamaan melalui pembinaan santri di dayah. Sementara Aslureti menjadi perhatian pemerintah sebagai bantuan sosial bagi warga lanjut usia.
BACA JUGA : Muallem Lantik Putra Aceh Jaya Duduki Jabatan Strategis di Pemerintah Aceh.
Pada momentum hari jadi daerah, Safwandi juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh pemekaran yang telah memperjuangkan lahirnya Kabupaten Aceh Jaya hingga dapat berkembang seperti saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-24 tahun sebagai titik kebersamaan untuk membangun daerah.
“Mari kita jaga kekompakan, perkuat silaturahmi, dan ciptakan ketenteraman di tengah masyarakat. Sinergi warga sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan baik,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten akan menyusun skema pelaksanaan yang realistis agar program berjalan efektif tanpa membebani keuangan daerah.
Peringatan hari jadi Aceh Jaya tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan arah kebijakan yang berfokus pada pelayanan dasar. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, ASN, serta tokoh masyarakat.
Dengan wacana pengaktifan kembali tiga program tersebut, Pemkab Aceh Jaya berharap kualitas pendidikan, pembinaan generasi muda, dan kesejahteraan lansia meningkat secara berkelanjutan di tengah keterbatasan anggaran.[][][]













