CALANG | NANGGROENEWS.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melakukan rotasi empat Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sebagai bagian dari penyegaran birokrasi. Bupati Aceh Jaya Safwandi meminta pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Aula Lantai III Setdakab Aceh Jaya, Kamis, 10 September 2026. Empat pejabat yang bergeser yakni Asy’ary, Juanda, Fahmi, dan Muhammad Milsa.
Asy’ary yang sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini menjabat Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Jaya. Posisi yang ditinggalkannya diisi Juanda, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
BACA JUGA : Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rp6,78 Miliar untuk Aceh Utara.
Fahmi, sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga, kini memimpin Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. Sementara Muhammad Milsa, sebelumnya Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, dipercaya memimpin Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga.
Hari ini Senin, 14 September 202, Safwandi didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Jaya Jonni Sahputra dan Inspektur Inspektorat Aceh Jaya Safrul Maryadi, mengantar sejumlah pejabat yang telah dilantik ke instansi masing-masing untuk mulai menjalankan tugas.
Safwandi menegaskan kinerja ASN tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi dari kontribusi nyata terhadap pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Demi kelancaran dan keberlangsungan tata pemerintahan, kita mengajak para kepala SKPK baru dan yang sudah lama untuk terus meningkatkan kinerja pengembangan daerah,” ujar Safwandi.
Ia meminta seluruh pimpinan SKPK memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap para pejabat ini sebagai penyambung kebijakan dalam mengelola administrasi, penguatan dan percepatan pembangunan Aceh Jaya sebagai prioritas utama dapat terus digenjot dan dikoordinasikan dengan baik demi kemajuan daerah,” kata Safwandi.
Safwandi optimistis keempat JPT Pratama tersebut mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan bertanggung jawab demi peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Jaya.[][][]













