ACEH JAYA | NANGGROENEWS.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama 38 organisasi lintas profesi yang tergabung dalam gerakan “Aceh Jaya Peduli Sesama” resmi menutup rangkaian aksi donasi kemanusiaan untuk korban Bencana Banjir Hidrometeorologi Aceh 2025.
Keputusan penutupan donasi disepakati melalui rapat bersama di Aula Lantai III Setdakab Aceh Jaya, Kamis (29/1/2026), yang dihadiri Bupati Aceh Jaya Safwandi, Plt Sekda Aceh Jaya Masri, unsur SKPK terkait, serta perwakilan relawan dan organisasi.
Baca Juga : PWI Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe Siapkan Konferensi Kepengurusan.
Dalam rapat tersebut juga dilakukan serah terima sisa donasi kepada Plt Sekda Aceh Jaya, Masri, yang secara ex officio ditetapkan sebagai Ketua baru gerakan “Aceh Jaya Peduli Sesama”.
Ketua Tim Donasi terdahulu, Juanda, menyampaikan bantuan yang dihimpun dari masyarakat Aceh Jaya telah disalurkan ke sejumlah daerah terdampak, yakni Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara (tiga tahap penyaluran), Aceh Tamiang, Pidie, dan Aceh Tengah.
“Bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, serta kebutuhan anak dan bayi,” ujar Juanda usai rapat.
Ia merinci, total bantuan logistik yang terkumpul selama aksi donasi 2025 mencapai 40 ton berupa sembako, obat-obatan, dan kebutuhan anak-anak serta bayi, serta 70 ton pakaian layak pakai. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ton pakaian masih tersisa dan tersimpan di tiga lokasi, yakni Gudang PMI, gudang pelabuhan, dan gedung bekas Kantor Dinas Pendidikan.
Selain itu, donasi dalam bentuk uang tercatat sebesar Rp435.402.000. Dari jumlah tersebut, Rp227.743.000 telah digunakan untuk kebutuhan operasional dan distribusi bantuan, sementara Rp207.659.000 masih tersisa di rekening gerakan “Aceh Jaya Peduli Sesama”.
“Laporan pertanggungjawaban telah kami serahkan kepada ketua baru di hadapan Bupati Aceh Jaya. Sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik, laporan ini juga kami publikasikan melalui media,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Sekda Aceh Jaya Masri menyatakan pihaknya akan segera melakukan pemetaan dan komunikasi dengan para relawan untuk memastikan daerah yang masih membutuhkan bantuan, khususnya pakaian layak pakai.
“Kami ingin memastikan bantuan masyarakat Aceh Jaya tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal. Terkait sisa dana, akan dilakukan rapat lanjutan untuk menentukan penggunaannya secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi mengapresiasi kepada seluruh relawan, organisasi, dan masyarakat yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
“Gerakan ini mencerminkan solidaritas sosial yang kuat. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut, disertai penguatan mitigasi kebencanaan agar relawan selalu siap dan sigap saat dibutuhkan,” kata Safwandi.[][][]













