ACEH BARAT | NANGGROENEWS.com — Respons cepat Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., melalui Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTAB) membuahkan hasil. Dua unit rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kabupaten Aceh Barat segera dibangun.
Dua rumah tersebut masing-masing milik Akbar Maulana (19), warga Gampong Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, dan Nurmala, warga Gampong Teupin Peuraho, Kecamatan Arongan Lambalek.
Ketua FTAB, Adami Umar, mengatakan pembangunan rumah untuk Akbar Maulana merupakan bentuk kepedulian dan upaya membantu meringankan beban keluarga yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan.
BACA JUGA: Dek Fadh Kunjungi Expo HUT Pidie ke-515, Borong Mie Caluk hingga Produk UMKM.
“Kehadiran kami mencoba meringankan beban yang dialami selama ini. Dana pembangunan tersebut bersumber dari infak dan sedekah,” ujar Adami Umar saat prosesi pengukuran awal pembangunan rumah, Sabtu 19 September 2026.
Menurut Adami, Bupati Aceh Barat juga telah mengambil sejumlah langkah untuk membantu merealisasikan pembangunan dua rumah layak huni tersebut, baik di Gampong Ujong Nga maupun Gampong Teupin Peuraho.
Saat Tim survey mendatangi lokasi untuk melakukan pengukuran awal guna persiapan pembangunan, Akbar Maulana tidak berada ditempat,.sedang menjalani perawatan medis di Banda Aceh.
Akbar sebelumnya telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kondisinya juga telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Aceh Barat melalui kunjungan atau visitasi ke kediamannya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Ujong Nga, Marzuki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Aceh Barat serta FTAB atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Terima kasih tak terhingga kepada Bupati dan FTAB. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ujar Marzuki.
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., berpesan agar pembangunan kedua rumah layak huni tersebut dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan sehingga segera dapat ditempati oleh penerima manfaat.
Proses pengukuran awal untuk pembangunan kedua rumah tersebut turut dihadiri Afrizal, Popon, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.[][][]













