NAGAN RAYA | NANGGROENEWS.com — Luapkan rasa kecewa ratusan warga yang tergabung dalam dua Desa, lakukan aksi pemblokiran jalan dua jalur di Desa Kuta Trieng dan Lamie Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Senin 11 Mei 2026.
Aksi ini dipicu kekecewaan masyarakat terhadap penyaluran bantuan pascabanjir 27 Desember 2025 lalu yang dinilai belum merata. Massa menutup badan jalan sambil menyampaikan tuntutan kepada pemerintah daerah.
Akibatnya, arus kendaraan dari dua arah terhenti dan memicu antrean panjang kendaraan di sepanjang jalur tersebut.
BACA JUGA : Polda Aceh Bantu Sumur Bor Untuk Dayah Diserahkan Kapolres Aceh Jaya.
untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mengurangi kemacetan dalam aksi berlangsung aparat gabungan dari Polsek Darul Makmur, Koramil Darul Makmur, dan petugas lalu lintas ikut mengamankan lokasi aksi.
Terlihat dalam aksi ini, ratusan warga membawa spanduk berisi tuntutan keadilan bagi korban banjir. Mereka menilai masih banyak masyarakat terdampak yang belum menerima bantuan sosial maupun rehabilitasi rumah dari pemerintah kabupaten.
Perwakilan warga, Darmayanti Harahap, mengatakan aksi dilakukan setelah lama menunggu kepastian dari pemerintah Nagan Raya yang membelakangi para korban bencana.
“Kami sudah menunggu terlalu lama. Pihak BPBD Nagan Raya dan Dinas Perumahan dan Permukiman Nagan Raya pernah menyampaikan akan turun ke desa, tetapi hingga kini belum ada kejelasan,” ujarnya di lokasi.
Ia juga menyampaikan, warga hanya meminta kepastian distribusi bantuan yang dinilai belum dirasakan merata oleh korban banjir.
Menurutnya, masih banyak keluarga terdampak yang menanti realisasi bantuan. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera hadir memberikan penjelasan terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi sambil menunggu kedatangan pihak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk berdialog langsung dengan warga.[][][]












