PIDIE JAYA | NANGGROENEWS.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh menjadi prioritas pemerintah pusat. Fokus utama mencakup pemulihan infrastruktur vital serta normalisasi lahan pertanian terdampak banjir guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah.
Penegasan itu disampaikan Tito saat memasuki hari ketiga kunjungan kerjanya di Aceh, Sabtu 21 Februari 2026. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, ia melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak bencana hidrometeorologi.
Berita Terkait: Mendagri Tito Karnavian Kembali Kelokasi Banjir Aceh, Targetnya Percepatan Rehabilitasi.
“Pemerintah pusat memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran. Infrastruktur dan lahan produktif harus segera difungsikan kembali agar aktivitas ekonomi masyarakat pulih,” tegas Tito.
Didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, rombongan bergerak dari Lhokseumawe usai melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama unsur Forkopimda setempat. Agenda kemudian dilanjutkan ke sejumlah kabupaten terdampak.
Di Kabupaten Bireuen, Mendagri meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum–Kuta Blang yang rusak akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses strategis penghubung aktivitas perdagangan dan distribusi hasil pertanian masyarakat. Pemerintah pusat mendorong percepatan penyelesaian proyek agar mobilitas warga kembali normal.
Selain infrastruktur, perhatian juga diarahkan pada sektor pertanian. Di Kabupaten Pidie Jaya, Tito bersama Bupati Sibral Malasyi meninjau areal persawahan yang sebelumnya tertimbun material banjir. Pemerintah memastikan normalisasi lahan menjadi langkah prioritas guna menghindari gagal tanam dan menjaga produktivitas pangan.
Tak hanya melakukan peninjauan, pemerintah turut menyalurkan bantuan bagi warga terdampak di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Distribusi bantuan dipastikan tepat sasaran sebagai bagian dari intervensi percepatan pemulihan sosial ekonomi masyarakat.
Kunjungan tersebut, dimanfaatkan Mendagri untuk buka puasa bersama warga di Gedung Area MTQ Pidie Jaya, dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah sembari menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen nasional dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara menyeluruh, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto mengamanahkan pemulihan infrastruktur, pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat Aceh dapat kembali stabil dalam waktu secepatnya.[][][]













