CALANG | NANGGROENEWS.com – Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Kabupaten Aceh Jaya menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-III dalam rangka pemilihan Ketua MUNA Aceh Jaya periode 2026–2031. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Kamis 12 Februari 2026.
Forum musyawarah tersebut dihadiri Bupati Aceh Jaya Safwandi, Pelaksana Tugas Sekda Aceh Jaya Masri, Pimpinan DPW Partai Aceh Ir. Azhar Abdurahman, Ketua MUNA Provinsi Aceh Tgk Abdul Azis, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Jaya Tgk Yusri, unsur Forkopimda Aceh Jaya, para tokoh ulama, pimpinan dayah, serta pengasuh pesantren se-Kabupaten Aceh Jaya.
Muswil III menjadi agenda strategis dalam konsolidasi organisasi, penguatan peran ulama, serta perumusan arah kebijakan dan program kerja MUNA Aceh Jaya ke depan. Selain memilih ketua baru, forum ini juga menjadi wadah menyusun langkah-langkah pengembangan program keumatan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga : Bersama Bank Aceh Cabang Calang, Pemkab Aceh Jaya Dorong Digitalisasi Transaksi Gampong.
Mewakili Ketua MUNA Provinsi Aceh, Tgk Abdul Azis menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan visioner dalam menjaga posisi ulama sebagai pilar moral dan sosial masyarakat.
“MUNA harus tampil sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat, menjaga nilai-nilai keislaman, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemungutan suara Muswil III, Tgk Muhammad Diah (Tgk Nu) terpilih sebagai Ketua MUNA Aceh Jaya periode 2026–2031 dengan perolehan 23 suara, unggul atas Tgk Fauzan Adhim yang memperoleh 10 suara.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, MUNA Aceh Jaya diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya.[][][]













