News  

Truk Tronton Dilarang Melintasi Jembatan Bailey Kuta Blang

Pemerintah Aceh
Juru Bicara Gubernur Aceh, Muhammad MTA.(Foto: Dok. Ist/Nanggroenews.com)

BANDA ACEH | NANGGROENEWS.com — Pemerintah Aceh memberlakukan pelarangan sementara truk tronton melintasi Jembatan Bailey Kuta Blang. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan serta menjamin kelancaran arus lalu lintas setelah ditemukan kerusakan pada lantai jembatan.

Juru Bicara Gubernur Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan kebijakan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama, menyusul hasil temuan di lapangan yang mengindikasikan kelebihan tonase kendaraan berat sebagai penyebab utama rusaknya lantai jembatan.

Baca JugaBupati Aceh Jaya Hadiri Rakornas PUM Kemendagri di Jakarta.

“Kerusakan lantai jembatan yang terjadi berpotensi membahayakan pengguna jalan dan mengganggu lalu lintas. Oleh karena itu, untuk sementara truk tronton dilarang melintas,” ujar Muhammad MTA, ke awak media. Minggu 18 Januari 2026.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemerintah Aceh telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) serta Kementerian Perhubungan guna menyiapkan dua unit timbangan truk.

Timbangan tersebut akan ditempatkan di dua titik strategis, masing-masing dari arah Lhokseumawe dan Banda Aceh, guna memastikan kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas jembatan.

“Saat ini penentuan lokasi penempatan timbangan masih dikoordinasikan agar memenuhi standar penimbangan, termasuk untuk truk tronton,” jelasnya.

Muhammad MTA juga mengimbau para pengusaha armada angkutan barang untuk lebih disiplin memperhatikan tonase muatan. Selama ini, petugas lapangan masih menggunakan pendekatan estimasi empiris dalam menilai berat kendaraan, yang dinilai belum optimal mencegah pelanggaran over load.

“Kasus ini menjadi pembelajaran penting. Kebijakan penimbangan truk akan segera diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sambil menunggu operasional timbangan truk, Pemerintah Aceh meminta seluruh pihak mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk larangan sementara bagi kendaraan bertonase berat melintas di Jembatan Bailey Kuta Blang.

Pemerintah memastikan upaya pemulihan infrastruktur terus dilakukan dan berharap dukungan serta kepatuhan masyarakat dapat menjaga fasilitas publik tetap aman dan berfungsi dengan baik.[][][]

Menyalin konten tidak diizinkan.